Tak Berkategori

5 Hal di Balik Kesuksesan Manchester City Menyapu 3 Gelar di Inggris

Manchester City berhasil memenangi treble winners atau memenangkan tiga gelar berbeda di musim 2018-2019 sesudah menuntaskan perlawanan Watford di final FA Cup yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu (18/5/2019).

Tidak pertandingan yang usai dengan poin 6-0 tersebut, enam gol anak asuh Pep Guardiola berhasil dilesakkan David Silva, Gabriel Jesus, Kevin de Bruyne dan harttrick Raheem Sterling di menit ke-38, 81, dan 87.Sebelumnya tim asuhan Pep Guardiola sudah memenangi gelar Piala Liga Inggris dan Premier League. Mereka cuma gagal jadi juara Liga Champions, sesudah dipecundangi Tottenham Hotspur di fase perempat final.kutip daftar situs bola resmi indonesia

Lima fakta menarik di balik keberhasilan Manchester City meraih treble winners di musim 2018-2019.

Klub Pertama yang Memenangi 3 Gelar Domestik
​Manchester City memang tampil luar biasa di sepanjang musim 2018-2019, mereka benar-benar menjadi tim yang disegani di Inggris. Mereka berhasil memenangkan tiga gelar berbeda, ialah League Cup, ​Premier League dan sekarang yang terakhir Piala FA.

Kesuksesan ini menjadi terasa lebih istimewa sebab anak asuh Pep Guardiola menjadi tim pertama yang berhasil mencatatkan treble winners di persaingan dalam negeri.

Lini Depan yang Garang
Selain taktik dan taktik tepat yang diusung Pep Guardiola, daya kerja para pemain ​Manchester City juga harus diapresiasi, terpenting lini depan yang senantiasa menjadi ancaman angker bagi para pemain bertahan tim lawan.

Sebagai tambahan informasi, satu gol yang dicetak Gabriel Jesus dalam pertandingan ini membikin para pemain depan tim berhasil mencetak lebih dari 20 gol di sepanjang musim 2018-2019.

Sergio Aguero menjadi pemain yang mencetak gol terbanyak, ialah 32 gol, Raheem Sterling 25 gol, sementara Gabriel Jesus 21 gol.
Memenangi 50 Pertandingan Semusim Dominasi ​Manchester City memang sudah jelas menonjol sesudah mereka bermain di bawah arahan Pep Guardiola mulai musim 2016-2017. Meskipun di musim perdana gagal memenangkan trofi apapun, sekarang ​The Citizens sudah resmi memiliki lima gelar berbeda.

Sekarang kesuksesan mereka meraih tiga gelar berbeda di musim 2018-2019 juga terasa lebih istimewa, pasalnya ​City juga menjadi tim Inggris perdana yang berhasil memenangkan 50 pertandingan dalam satu musim.

David Silva dan Puasa Gol

David Silva memang sudah berusia 32 tahun, tapi hal tersebut tak langsung membuatnya tak lagi menjadi andalan di dalam tim. Sebaliknya, eks pemain Valencia itu masih menjadi andalan Pep Guardiola.

Tidak pertandingan ini, pemain asal Spanyol tersebut berhasil membuka keunggulan di menit ke-26. Gol tersebut pun terasa lebih istimewa sebab menjadi gol perdananya di tahun 2019 sesudah gagal mencatatkan namanya di papan poin dalam 27 pertandingan.

Sebagai tambahan informasi, terakhir kali Silva mencetak gol ialah dalam pertandingan kontra Southampton, 30 Desember 2018 silam.

Nasib Leroy Sane dan Riyad Mahrez yang Terang
Manchester City memang meraih banyak kesuksesan di musim 2018-2019, walau kembali gagal memenangkan ​Champions League dan harus tersingkir di babak delapan besar, mereka konsisten menutup musim dengan tiga trofi berbeda.

Sayang, kemujuran nampaknya masih belum berharap menghampiri dua pemain City, Leroy Sane dan Riyad Mahrez. Seperti diketahui, mereka tak menjadi pilihan utama Pep Guardiola dan lebih kerap kali mengawali pertandingan dari kursi cadangan.

Tidak pertandingan ini, Mahrez memang menjadi starter, tapi kemudian gagal tampil optimal hingga alhasil digantikan Kevin de Bruyne di menit ke-55. Sementara Leroy Sane baru tampil semenjak menit ke-73.

ini tentu saja membikin publik kian yakin jika dua pemain di atas berpeluang untuk hengkang di musim panas nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *